February 2015

You are currently browsing the monthly archive for February 2015.

Pabrik-Sepatu-EksporPengusaha sepatu ‘menuntut’ pemerintah untuk memberikan kepastian mengenai besaran upah minimum provinsi (UMP). Alasannya, kalau kepastian itu bisa diberikan, mereka mengklaim bahwa kinerja ekspor sepatu bisa membaik. “Kalau pemerintah bisa mengatasi masalah UMP, akan meningkat,” kata Ketua Asosiasi Perusahaan Sepatu Indonesia, Eddy Widjanarko, di Jakarta, Selasa 10 Februari 2015.

Eddy mengatakan, dalam sepuluh terakhir, nilai ekspor sepatu meningkat. Misalnya, pada 2014, nilai ekspornya mencapai US$4,5 miliar dan ada 68 perusahaan yang menanamkan modalnya di sektor industri ini. “Kalau persoalan UMP bisa dipecahkan, saya yakin ada investasi 200 perusahaan baru. Kalau rata-rata setiap perusahaan punya 10 ribu, akan tercipta satu juta lapangan kerja dari industri ini,” tuturnya.

Selain itu, dia mengeluhkan mengenai industri padat karya di Indonesia yang harus menanggung beban UMP besar. Eddy pun mengklaim bahwa kondisi industri padat karya di Filipina lebih baik daripada di Indonesia. Read the rest of this entry »

Tags: ,

05. Januari 2015, New-York-Fashion-WeekBusana berbahan kain asal Lombok dipamerkan oleh tiga desainer Indonesia, Dian Pelangi, Barli Asmara dan Zaskia Sungkar di ajang New York Fashion Week 14 Februari 2015. Kain Nusa Tenggara Barat menjadi pilihan karena memiliki berbagai macam jenis kain yang terinspirasi akan budaya serta tradisi leluhur dari setiap kabupaten yang berada di Nusa Tenggara Barat.

Pada rancangan busana untuk New York Fashion Week 2015 yang dilangsungkan di The Crown Plaza Times Square Manhattan-New york ini, Dian Pelangi mengangkat kain Nusa Tenggara Barat yang khas bernuansa warna-warni seperti pelangi yang disesuaikan dengan namanya, Barli Asmara dengan warna kebumian ( earthy tone) disesuaikan dengan kepribadiannya, sedangkan Zaskia Sungkar menggunakan warna pastel di koleksinya.

Karya dari ketiga desainer ini memiliki ciri khas masing-masing sesuai signature style dari ketiganya dengan haute couture designs tanpa menghilangkan ciri khas tradisional Nusa Tenggara Barat tersebut. Dian Pelangi mengatakan¬† bangga diberi kesempatan untuk memperkenalkan koleksi busana muslim yang menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim. Read the rest of this entry »