Setelah Rilis Galaxy Tab A, Samsung Dirikan Pabrik Di Indonesia

samsung bikin pabrik di indonesia

Penandatanganan peresmian pabrik Samsung oleh Menperin Saleh Husin

Produk terbaru dari vendor terbesar Korea Selatan yang dirilis tahun ini adalah tablet Galaxy Tab A dan Galaxy Tab A Plus. Meskipun keduanya dirilis di Rusia, kedua tablet itu juga dipasarkan di kawasan Eropa, Mei. Khusus untuk pasar Jerman Samsung hanya akan memasarkan  Galaxy Tab A.

Pasalnya, tablet yang memiliki ukuran layar sangat besar yaitu 9.7 inch dengan resolusi 768 x 1.024 pixels tersebut adalah versi terbaru yang spesifikasinya sudah disesuaikan dengan teknologi terbaru di Jerman. Tidak hanya ukuran layarnya yang lebar, memori internal yang disematkan di Galaxy Tab A memang juga terbilang cukup besar yakni 16 GB dengan kapasitas memori RAM sebesar 1.5 GB.

Untuk memenuhi kebutuhan pengguna tablet di era informasi dan telekomunikasi yang telah  maju seperti sekarang, sehingga tablet menjadi perangkat yang tak terpisahkan dari penggunanya, maka Samsung melengkapi Galaxy Tab A dengan baterei berkapasitas sangat besar yakni 6.000 mAh. Selain itu kualitas dari kamera juga tetap dijaga dengan menyertakan kamera utama berresolusi 5 MP dan kamera depan memiliki resolusi 2 MP.

Galaxy Tab A WiFi dibandrol dengan harga Rp. 4,2 jutaan, sementara Tab A LTE yang menggunakan jaringan internet tertinggi dengan kapasitas RAM sebesar 2 GB dibanderol dengan harga yang lebih tinggi yaitu Rp. 4,9 jutaan. Samsung Galaxy Tab A akan menarik minat pecinta gadget dengan kebutuhan yang sangat tinggi. Karena itu, meski dijual dengan harga mahal, tablet ini diprediksi mampu bersaing dengan kompetitornya.

Samsung Bikin Pabrik di Cikarang

Harga produk Samsung di Indonesia kemungkinan bisa lebih murah. Pasalmya, PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) 6 Juni 2015 meresmikan pabrik perakitan telepon seluler pertamanya di Indonesia dengan nilai investasi mencapai USD 23 juta atau sekitar Rp 300 miliar.

Pabrik dengan kawasan seluas 6.000 meter persegi tersebut akan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 972 orang. Kapasitas produksinya bisa mencapai 1-1,5 juta unit perakitan telepon seluler per bulan dengan 14 line produksi yang memproduksi smartphone, feature phone, dan komputer tablet.

Meski demikian, peresmian pabrik yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin itu dilakukan secara sederhana, tanpa seremoni yang berlebihan. Diharapkan dengan beroperasinya pabrik tersebut PT Samsung Electronics Indonesia dapat terus menjadikan Indonesia sebagai basis produksi, baik untuk memasok kebutuhan pasar dalam negeri  dan pasar ekspor.

Menperin Saleh mengapresiasi langkah Samsung yang telah membuka kesempatan kerja bertekad mengembangkan keahlian sumber daya manusia (SDM) lokal. ”Kami berharap industri ponsel di dalam negeri terus berkembang dan menjadi bagian dari supply chain produk telepon seluler dunia,” harap Saleh.

Berdirinya pabrik telepon seluler Samsung tersebut juga akan merangsang tumbuhnya industri penunjang seperti industri komponen telepon seluler, cashing dan lain-lain. Diharapkan Samsung terus meningkatkan kandungan lokal dengan lebih banyak melibatkan industri dalam negeri.

Pada kesempatan itu President Samsung Mobile Factory Hwang Kyun-lee menyatakan, ”Ini baru tahap pertama. Investasi pembangunan pabrik perakitan telepon seluler ini USD 23 juta,” ujar dia. Hwang juga menegaskan bahjwa pihaknya berkomitmen mengembangkan industri telepon seluler di Indonesia. Pendirian pabrik tersebut menunjukkan bahwa Indonesia merupakan lokasi pilihan yang menarik dan tepat untuk investasi Samsung.

Tentang Samsung Electronics Co, Ltd

Samsung Electronics Co, Ltd adalah perusahaan elektronik multinasional asal Korea Selatan yang berkantor pusat di Suwon, Korea Selatan. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan Samsung Group yang didirikan oleh Lee Byung-chull pada 1 Maret 1938 di Daegu, Korea. Berdasarkan pendapatannya, Samsung Electronics Co, Ltd saat ini menjadi perusahaan teknologi informasi terbesar di dunia.

kantor pusat samsung

Kantor Pusat Samsung di Suwon, Korea Selatan

Pada awalnya Samsung dikenal sebagai produsen untuk komponen perangkat elektronik terutama hand phone komponen, seperti baterai lithium-ion, chips, memory flash, semikonduktor dan perangkat hard drive untuk perusahaan besar lainnya yakni Apple, Sony, HTC dan Nokia, tetapi secara bertahap Samsung meninggalkan bisnis tersebut dan mulai menciptakan produknya sendiri.

Dalam sejarah berdirinya perusahaan ini, Samsung Electronics memproduksi peralatan elektronik dan listrik Termasuk televisi, kalkulator, lemari es, AC dan mesin cuci pada awal berdirinya di tahun 1969.

Pada tahun 1970, Samsung Group mendirikan anak perusahaan lain yaitu Samsung-NEC dan juga bekerjasama dengan NEC Corporation asal Jepang untuk memproduksi peralatan rumah tangga dan perangkat audiovisual. Pada tahun 1974, kelompok ini berkembang menjadi bisnis semikonduktor dengan mengakuisisi Korea Semiconductor yang merupakan salah satu pembuat chip pertama di dalam negeri pada saat itu.

Pada 1981, Samsung Electric Industries telah memproduksi lebih dari 10 juta unit TV hitam-putih. Pada bulan Februari tahun 1983, pendiri Samsung Lee Byung-chull, mengumumkan bahwa Samsung akan menjadi penjual  DRAM (dynamic random access memory).
Satu tahun kemudian, Samsung menjadi perusahaan ketiga di dunia yang mengembangkan DRAM 64kb. Pada tahun 1988, Samsung Electric Industries bergabung dengan Samsung Semiconductor & Komunikasi dan membentuk Samsung Electronics.

Pada tahun 2001 Samsung mulai memproduksi panel LCD.  Pada tahun 2009, Samsung Electronics telah memiliki pabrik perakitan dan jaringan penjualan di 88 negara yang mempekerjakan sekitar 370.000 orang. Setahun kemudian Samsung menjadi salah satu vendor terbesar dalam pasar telepon dan ponsel smartphone, termasuk produk-produk Samsung Galaxy.

Pada tahun 2011 Samsung menjadi produsen TV dan ponsel terbesar dan menggeser posisi Apple Inc sebagai perusahaan teknologi terbesar di dunia. Pada bulan April 2011, Samsung Electronics menjual operasi HDD komersial untuk Seagate Technology seharga sekitar US $ 1,4 miliar.  Pembayaran tersebut terdiri dari 45.2 juta saham Seagate yang senilai $ 687.5 juta AS dan sisanya berupa uang tunai.

Bisnis Samsung dimulai sejak 1938

Lee Byung-Chul pendiri dan pemilik Samsung awalnya berusaha menginvestasikan harta warisan orang tuanya, seorang tuan tanah dengan mendirikan pabrik kertas. Karena usaha itu dianggap kurang sukses, maka Lee pun mendirikan bisnis angkutan truk di Daegu pada tanggal 1 Maret 1938, yang bernama Cheil dan merupakan, cikal bakal Samsung.

Sebagai perusahan angkutan Lee mendapat order untuk mengirimkan ikan kering dan buah-buahan ke Manchuria dimana saat itu masih dikuasai oleh Jepang. Seringnya Lee berkunjung ke Tokyo terkait dengan order perusahannya itu dimanfaatkannya untuk mempelajari teknik manajemen Jepang. Lee rela menghabiskan 80% waktunya untuk merekrut dan mengembangkan orang-orang yang berpotensi.

Seusai Perang Dunia II dan Perang Korea, Lee memperoleh kesempatan dalam program pembangunan kembali Korea dari pemerintah. Berawal dari peluang tersebut Samsung berhasil mengumpulkan modal untuk melebarkan usaha ke bidang pembuatan kapal, petrokimia dan pesawat terbang.

pendiri samsung

Pendiri dan pemilik Samsung, Lee Byung-Chul dan penerusnya, Lee Kun-Hee

Tahun 1987 Lee Byung-Chul meninggal, dan perusahaan Samsung selanjutnya dikelola oleh anaknya, Lee Kun-Hee.Di tangan Lee Kun-Hee Samsung berkembang dan menjadi salah satu penyumbang ekspor terbesar Korea dengan jumlah 20 persen dari seluruh ekspor Korea. Kini Lee Kun-Hee merupakan orang terkaya di Korea, dengan aset sekitar 3,4 milliar US$. Seperti yang dilakukan oleh ayahnya dulu, Lee Kun-Hee berencana mewariskan perusahaan Samsung pada Putranya Lee Jae Yong, jika kelak dia meninggal.

Tags: , ,

Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>